Selasa, 05 Juli 2011

Touche by Windhy Puspitadewi

Hi all 









I’m come back untuk mereview buku ketiga yang sudah saya janjikan, hoho~
This is TOUCHE, novel teenlit karya Windhy Puspitadewi.
Ok, langsung aja ya... Check this out~




Sinopsis by me :

Riska adalah seorang siswi SMA yang tampak hidup normal layaknya remaja seusianya. Namun ternyata dibalik itu, Riska memiliki sebuah kemampuan dimana ia bisa merasakan perasaan orang lain lewat sentuhan. Kehidupan Riska awalnya berjalan normal hingga suatu ketika ia dipertemukan dengan guru baru disekolahnya yang bernama Pak Yunus.
Pak Yunus-lah yang mempertemukan Riska dengan Indra dan Dani, teman satu sekolahnya yang juga memiliki kemampuan khusus lewat sentuhan. Pak Yunus juga yang memberitahu bahwa kemampuan yang dimiliki Riska adalah salah satu dari kemampuan Touche yang disebut empath.
Riska juga mengetahui bahwa Indra adalah seorang mind reader dan Dani adalah seorang penyerap tulisan dimana ia bisa mengingat semua tulisan hanya dengan menyentuhnya. Sedangkan Pak Yunus sendiri juga memiliki kemampuan touche lain.
Kisah menjadi seru ketika suatu hari Pak Yunus menghilang sehingga Riska, Indra, dan Dani berinisiatif untuk mencari gurunya tersebut. Namun petunjuk yang mereka dapatkan hanyalah sebuah puisi kuno dan kenyataan bahwa Pak Yunus telah diculik. Sementara itu, sang penculik rupanya juga mengincar kemampuan Riska, Indra, dan Dani yang disebut sebagai touche. Bagaimanakah cara ketiga anak itu untuk menyelamatkan kembali gurunya dan meloloskan diri dari incaran para pemburu touche? Silahkan cari tau lanjutannya, hohoho


My Reviews :

Wuah, baca novel ini rasanya seperti baca novel thriller, meskipun novel ini memang dikategorikan sebagai teenlit, haha~
Meskipun berbau-bau thriller dan fantasi, tapi novel ini recomended buat dibaca karena nggak akan terlalu membuat dahi berkerut
Selain itu jalan ceritanya juga menarik dan seru buat diikuti. Dan lagi, temanya yang unik ini sempet bikin saya bener-bener percaya bahwa kaum touche itu ada (Atau jangan-jangan memang ada?)
Anyways, saya sempet iri dengan kemampuan Dani yang mampu menyerap tulisan. Rasanya kok enak banget ya, tanpa belajar udah bisa jadi juara kelas terus. Hehehe, jadi kepingin punya kemampuan kayak gitu...*impossible*
Setelah membaca novel ini, kalau dipikir-pikir, kemampuan mind reader dan empath ternyata bisa menyusahkan pemiliknya juga ya. Walaupun saya dulu sempet berpikir kalau punya kemampuan mind reader pasti enak~
Ternyata keinginan saya nggak sepenuhnya bener...
Pemilik mind reader aja ternyata nggak ingin punya kemampuan seperti itu, kekeke~
Oke, overall, novel ini layak untuk dibaca siapapun yang ingin merasakan rasa teenlit yang baru dan unik. Satu lagi, novel ini juga bisa bikin ngakak lho... hati-hati ya,
Jadi, Happy reading~!


My Rating : 1   2  3   4   5

Poskan Komentar